Kantor Pusat

Panangian School of Property
Gedung Thamrin City
6th Floor Lot 635-638
Jakarta Pusat - Indonesia 10240

Contact Info


LUIS
Assistant Panangian

Phone : 021 4000 3167
Mobile / WA : 0815 8642 9462
Email : andyluis.psp@gmail.com

Recent Post

WELCOME TO PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY

Panangian School of Property telah berdiri lebih dari 18 tahun serta merupakan Sekolah Properti Pertama dan No. 1 di Indonesia. Didirikan oleh Dr. Ir. Panangian Simanungkalit, MSc , yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun di bidang properti, dan telah berkontribusi besar untuk perkembangan properti di Indonesia dan diresmikan oleh Bapak Dr. Jr. Akbar Tandjung, Mantan Menteri Perumahan Rakyat RI, pada tanggal 27 ApriI th 1998.

Ilmu IQ Keuangan Properti yang diajarkan telah melahirkan ribuan praktisi properti yang sukses. Diajarkan langsung oleh para pakar dan berpengalaman puluhan tahun di bidangnya.

Adapun ilmu-ilmu yang diajarkan :

Cara meraih untung 12M dari modal 150jt dan menjadi investor yang kaya raya
Cara menjadi seorang developer muda dan developer papan atas yang sukses dan kaya raya
Menguasai strategi pendanaan, promosi dan pemasaran property
Menguasai riset dan analisis pasar perumahan property
Menguasai strategi kerjasama antara pemilik lahan dan pengembang

Keuntungan-keuntungan jika bergabung dengan kami :

1. Gratis belajar seumur hidup di Panangian School of Property
2. Gratis berkonsultasi dengan Dr. Ir. Panangian Simanungkalit, Msc, & puluhan praktisi lainnya
3. Bebas memilih waktu belajar sesuka hati anda
4. Anda akan mendapatkan bekal ilmu praktis dari Puluhan PAKAR PROPERTI yang telah sukses di bidang properti & berpengalaman puluhan tahun di bidangnya
5. Anda akan mendapatkan akses ke Bank
6. Anda gratis mengikuti Business Gathering di Forum Investor, Analyst & Developer
7. Anda dijamin mendapatkan partner di Panangian School of Property
8. Anda akan mendapatkan GRATIS 2 buku pakar property Panangian Simanungkalit


Investor & Kolektor Property

Investor dan Kolektor Property

Pada umumnya semua orang ingin menjadi investor property, dan Banyak orang yang menganggap dirinya adalah investor property, padahal kenyataannya secara mayoritas lebih banyak kolektor property daripada investor property. Apa perbedaan investor & kolektor Property?

Investor Property adalah menanamkan uang di property yang akan bertumbuh dan mendapatkan keuntungan besar melalui hasil investasi propertynya bahkan keuntungannya bisa lebih dari 100%/tahun

Sedangkan kolektor property adalah orang yang mengoleksi property, menanamkan uangnya di property yang tidak bertumbuh

Salah satu penyebab orang menjadi kolektor property adalah kurangnya analisa mereka terhadap property yang akan dibeli dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai bisnis property.

Jadi, anda ingin menjadi yang mana? Investor property atau Kolektor Property?

Investasi Rumah Sewa

Menerima uang setiap bulan atau setiap tahun dari penyewa rumah memang menyenangkan. Pertanyaannya, apakah investasi rumah sewa itu benar-benar menguntungkan?  

Kelebihan
  1. Rumah sewa memiliki tingkat permintaan yang tinggi, terutama di kawasan-kawasan berkembang atau pusat pertumbuhan (growth center).
  1. Capital gain (kenaikan harga properti tahunan) rumah sewa rata-rata lebih tinggi daripada tanah kosong. Sebab, rumah sewa telah memiliki manfaat langsung, sedangkan tanah kosong tidak. Ketika Anda membeli rumah sewa seharga Rp600 juta, lalu setahun kemudian dihargai Rp690 juta, maka Rp90 jutanya itulah yang disebut capital gain.
  1. Pemilik dapat menangguk untung dari pendapatan sewa per bulan atau per tahun dari penyewanya. Nilai sewa (yield)-nya pun bisa terus naik. Contoh, nilai rumah sewa seharga Rp600 juta bisa disewakan Rp30 juta per tahun. Jadi, yield dari rumah sewa tersebut sebesar 5% per tahun, bisa naik hingga 15%.
Kekurangan
  1. Capitalization rate (cap rate) rumah sewa tergolong rendah, yakni hanya 3-5%. Bila dibandingkan dengan rumah toko atau kios, cap rate rumah sewa paling rendah.
Itu disebabkan karena rumah pada umumnya memiliki luas tanah yang jauh lebih besar ketimbang bangunan di atasnya.
  1. Jangka waktu penyewaan tergolong pendek, yaitu hanya sekitar 1-2 tahun, tergantung kondisi, lokasi, dan siapa penyewanya.
  1. Pemilik rumah harus benar-benar memilih penyewa yang baik. Penyewa yang tidak bertanggung jawab justru dapat mempercepat kerusakan rumah tersebut karena merasa bukan miliknya.

Semester I 2016, Perumnas Cetak Pemesanan 18.000 Rusunawa

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga semester I 2016, Perum Perumnas telah berhasil mengukuhkan angka pemesanan unit rumah susun sewa (rusunawa) sebanyak Rp 720 miliar.
Kendati demikian, jumlah itu masih jauh dari target yang dicanangkan oleh Perumnas.
"Kinerja kami sampai Juni 2016 itu Rp 720 miliar untuk pemesanan unit dari target kami Rp 2 triliun sampai Desember nanti," ujar Direktur Keuangan dan SDM Perumnas Hakiki Sudrajat, di Jakarta, Rabu (31/8/2016).
Kondisi ini, lanjut Hakiki terjadi lantaran ekonomi baru tumbuh dan siklus perumahan menengah bawah yang biasanya ramai ketika akhir tahun.
Selain itu, dalam periode yang sama, Perumnas telah berhasil membangun 18.000 rumah dari target 25.000 unit pada tahun ini.
Target tersebut diakui Hakiki memiliki kemungkinan untuk bertambah jika ada penugasan terbaru dari pemerintah.
"Ada keinginan untuk menambah menjadi 36.000 kalau pemerintah menugaskan dan ada bantuan dari mereka, ya penambahan itu dimungkinkan saja," pungkasnya.

Perbedaan Investasi Residensial Baru dan Second

Yang termasuk properti residensial adalah rumah sewa, townhouse, dan apartemen.

Perbedaan antara properti residensial baru dan properti residensial second seperti yang akan di bahas di bawah ini.

INVESTASI PROPERTI RESIDENSIAL BARU 

Kelebihan :
  1. Lebih mudah membeli properti residensial baru
  2. Potensi kenaikan nilai investasi properti residensial baru untuk dua tahun pertama lebih tinggi
  3. Untuk rumah sewa baru, anda hanya membutuhkan sedikit sekali biaya finishing sebelum rumah disewakan
  4. Untuk townhouse dan apartemen baru biasanya anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk finishing
  5. Untuk properti residensial baru anda bisa mencicil dari 12 kali hingga 60 kali tergantung strategi pemasaran pengembang
Kelemahan :
  1. Untuk rumah sewa lokasinya cenderung lebih jauh dari pusat kota kecuali rumah-rumah sewa untuk expatriate. Sedangkan untuk townhouse dan apartemen baru biasanya lokasinya ada di tengah kota
  2. Saat membeli properti residensial baru, bangunannya belum berdiri sehingga hanya bisa melihat dari gambar di brosur
  3. Properti residensial baru anda biasanya belum bisa langsung disewakan, karena menunggu masa konstruksi bangunan selesai, biasanya sekitar 2 tahun
  4. Resiko investasi properti residensial baru dari sisi mencari penyewa, kemungkinan lebih besar daripada properti residensial second yang kawasannya sudah mapan
  5. Lingkungan baru dan suatu properti residensial khususnya rumha akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menjadi kawasan yang hidup, sehingga harga sewa properti residensial baru biasanya lebih rendah
INVESTASI PROPERTI RESIDENSIAL SECOND

Kelebihan :
  1. Bangunan sudah ada, sehingga anda dapat melihat bentuk dan kualitas bangunan dan anda dapat langsung menyewakannya
  2. Harga properti residensial second bisa dibeli di bawah nilai pasar, terutama jika pemilik sedang butuh uang cash pada saat Buyer's market
  3. Properti second dapat langsung disewakan setelah transaksi pembelian
  4. Lingkungan sosial properti second sudah terbentuk, sehingga pasar sewa properti residensial second sudah terbentuk, artinya cap rate-nya sudah optimal
  5. Resiko investasi properti residensial second lebih kecil dari properti residensial baru, karena lingkungan yang sudah mapan sehingga kenaikan nilai properti dan harga sewa lebih mudah di prediksi 
Kelemahan :
  1. Pembeliannya sedikit lebih rumit dari properti residensial baru, karena anda harus tau sejarah properti itu, anda juga harus memeriksa sertifikat dan legalitas tanah terlebih dahulu
  2. Desain bangunan kemungkinan sudah ketinggalan zaman
  3. Untuk rumah second umumnya anda harus mengeluarkan biaya untuk perbaikan sebelum menyewakannya
  4. Untuk apartemen second, bila umur bangunan sudah mencapai 10 tahun, umumnya lebih sulit disewakan dari pasar apartemen yang baru dibangun
  5. Untuk properti residensial second umumnya anda harus membayar secara cash, atau membayar uang muka sekaligus di depan sebesar 20% hingga 30% dari harga jual kepada pemilik. Namun sisa sebesar 70% hingga 80% yang bisa anda dapat dari pinjaman bank harus disetujui dulu baru anda bisa melakukan transaksi

Seminar Properti "Kiat Menjadi Investor & Developer Properti Sukses & Kaya Raya"


Free!!
Seminar Properti
"Kiat Menjadi Investor & Developer Properti Sukses & Kaya Raya"

Pembicara :
-. F. Suherman (Ex CEO Ciputra World)
-. Alvin Andronicus (GM Senior APL)
-. Andy Natanael (Direktur Modernland)
-. Panangian Simanungkalit (Pakar Properti Terkemuka)

Rabu, 20 April / Sabtu, 23 April
pk 09.30-13.30
di Thamrin City lt 6

Daftar Segera
SMS "Nama#Pekerjaan#Rabu/Sabtu" ke 0815 8642 9462
-Luis-

17 Tips Berinvestasi di Properti Komersial Ruko dan Rukan

    Sebelum kita berinvestasi di property, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu strategi yang benar untuk berinvestasi sehingga uang kita dapat cepat bertumbuh. Berikut ini terdapat 17 (tujuh belas) tips untuk mengincar investasi ruko dan rukan :

1.    Lokasi Strategis untuk ruko dan rukan biasanya terletak di persimpangan jalan utama. Tren yang terjadi hamper di seluruh jalan-jalan raya utama kota-kota besar di Indonesia, kawasan yang semula diperuntukkan sebagai hunian cepat atau lambat akan berubah menjadi kawasan bisnis.

2.    Aksesibilitas ke lokasi ruko dan rukan sangat penting anda perhatikan. Demikian pula dengan jalan utama di depan ruko dan rukan itu. Misalnya arus sirkulasi kendaraan di dalam kawasan harus lancar, kemudian jumlah tempat parkir mobil harus cukup.

3.    Lokasi ruko dan rukan yang berdekatan dengan pusat-pusat kawasan lifestyle area dapat menjadi alternative investasi anda. Asalkan jumlah unit ruko dan rukan tidak terlalu banyak dalam satu kawasan pengembangan di lokasi itu.

4.    Pilihlah ruko dan rukan dengan jumlah ruko dalam satu kawasan dengan kisaran jumlah yang tidak terlalu banyak (misalnya 300 ruko) dan juga tidak terlalu sedikit (8 ruko)

5.    Pastikan jumlah parker dalam kawasan ruko dan rukan itu cukup untuk seluruh unit yang dibangun

6.    Ruko yang berada dalam kawasan perumahan yang tertutup tidak disarankan untuk menjadi pilihan investasi

7.    Carilah ruko di pusat-pusat kawasan : Trade Area, Business Area, Chinesee Area, Lifestyle Area, dan Entertainment Area.

8.    Carilah rukan di pusat-pusat kawasan : Business Area, Lifestyle Area dan Chinesee Area

9.    Di Jalan-jalan utama yang menuju lingkungan di sekitar suatu komunitas baru di kota anda, umumnya jalan-jalan itu akan berkembang menjadi suatu kawasan koridor bisnis baru. Ruko dan rukan di kawasan seperti ini juga sangat layak dibeli sebagai investasi

10.    Permintaan ruko dan rukan dalam kawasan bisnis yang tumbuh pesat, umumnya dalam jangka panjang akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru (growth centre) di kawasan itu. Lokasi seperti ini sangat cocok untuk investasi ruko dan rukan dalam jangka panjang

11.    Kawasan sentra bisnis baru di kawasan sub urban umumnya menjadi lokasi investasi property yang prospective untuk ruko dan rukan

12.    Pembangunan jalan-jalan baru dari tengah kota (down town) menuju ke luar batas kota (inner city), selalu membuka pelluang pertumbuhan kawasan-kawasan bisnis baru yang berkembang pesat, disertai dengan munculnya growth centre baru di kawasan itu. Lokasi investasi ruko dan rukan sangat sesuai di kawasan seperti itu

13.    Di setiap jalan utama yang melintasi jalan-jalan penting di tengah kota yang padat, akan tumbuh kawasan bisnis sekunder. Disanalah prospek lokasi yang baik untuk investasi ruko dan rukan.

14.    Ada aturan mendasar yang berlaku bagi kota kecil dan kota yang lebih besar di Indonesia. Jalan utama di kawasan bisnis yang terbaik di suati kota, biasanya berkembang di sepanjang rute jalan yang terpendek di kawasan bisnis itu.

15.    Kawasan perdagangan retail kelas atas yang berlokasi di jantung kota (CBD) dan kawasan residensial yang padat di pusat kota (city center) sangat sesuai untuk invetasi ruko dan rukan

16.    Jalan utama yang membentang dari jantung kota (CBD) yang berkembang ke kawasan sekelilingnya selalu menawarkan peluang investasi property. Pilihlah ruko dan rukan di jalan-jalan yang menghubungkan kawasan bisnis utama dari jantung kota (CBD) itu ke kawasan perumahan mewah di kota anda.

17.    Amati kota anda, coba prediksi dimana lokasi-lokasi potensial untuk prospek pembangunan shopping center untuk tiga, lima, atau sepuluh tahun kemudian. Jalan utama dari kawasan bisnis teraktif menuju ke kawasan rumah berkelas tinggi umumnya akan menjadi kawasan retail sepuluh tahun ke depan. Ini sangat sering terjadi, sehingga dapat berlaku sebagai pedoman. Carilah suatu cara untuk menentukan di mana kawasan itu berada. Kawasan seperti itu dalam suatu kota akan berkembang menjadi pusat kawasan bisnis baru untuk beberapa tahun ke depan. Inilah kawasan prospective untuk ruko dan rukan

Seminar Properti Eksklusif 2016


 
© 2016 All Right Reserved PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY | Web Development By Maiga Blog Service